Tangerang l LintasUpdate – Proyek Hotmix RT.03/01, Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan oleh CV Tiga Perkasa dengan nilai anggaran sebesar Rp.175 Juta diduga lagi-lagi dikerjakan tidak sesuai spesifikasi standar maupun kualitasnya. Senin, (02/11/2026).
Tak henti-hentinya, dugaan penyewelengan anggaran penyelenggaraan proyek di Kecamatan Panongan semakin gila-gilaan, bahkan pejabat terkait yakni Pengawas, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang seharusnya menjadi pihak yang bertanggungjawab untuk melakukan kontrol terhadap kualitas pekerjaan malah tidak berfungsi sebagai mestinya.
Sehingga akibat dari kelalaian dan pembiaran yang dilakukan oleh Pengawas dan PPTK sama halnya memberikan peluang terhadap kontraktor nakal dalam melakukan kecurangan, jangan sampai muncul stigma negatif serta opini publik bahwa fungsional pejabat dapat dikendalikan oleh uang kemitraan.
Saat dikonfirmasi, Rohman yakni Pengawas Kecamatan Panongan membenarkan bahwa pelaksana proyek yang berada di Serdang Kulon, RT.03/01 tersebut memang Patriot lagi, untuk nilai anggaran yang saat ini dikerjakan anggarannya mencapai Rp.175 Juta.
“Iya punya Patriot lagi, yang anggaran 175 Juta yang dikerjakan,” tulis Rohman melalui pesan singkat.
Menanggapi hal itu, Jepri Ketua Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia LipanHam DPD Provinsi Banten mendesak Pengawas, PPTK dan Camat Panongan untuk menggelar semua kegiatan Patriot, karena hampir rata-rata pekerjaan dia tidak ada yang sesuai teknisnya.
“Kalau nggak mau menggelar ulang, lantas Pengawas, PPTK fungsinya apa, kalian ini pejabat yang sumber gaji nya dari pajak yang kami bayar, kok malah sesantai itu menanggapi uang rakyat yang dimaling kontraktor, dimana hati nurani kalian, makanya pelaksana amatiran jangan dikasih peluang, jadinya hasil proyek amburadul nggak ada yang bener,” bebernya.
Sampai berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kecamatan Panongan belum dikonfirmasi.(Adek)






