Bogor | LintasUpdate — Sejumlah mahasiswa berencana menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik penyelewengan distribusi gas LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Kota Bogor. Selasa (31/3/2026).
Rencana aksi tersebut mencuat setelah tim investigasi mahasiswa mengklaim menemukan sejumlah indikasi pelanggaran hukum di lapangan, mulai dari praktik penadahan, penyalahgunaan, hingga distribusi ilegal LPG bersubsidi.
Dalam keterangannya, mahasiswa menilai praktik tersebut telah merugikan masyarakat luas, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang menjadi sasaran utama program subsidi pemerintah.

Salah satu nama yang mencuat dalam temuan tersebut adalah seorang oknum yang dikenal sebagai Haji Aris. Ia diduga terlibat dalam praktik penadahan LPG subsidi serta aktivitas penyuntikan isi gas dari tabung 3 kilogram ke tabung non-subsidi berukuran 12 kilogram.
Berdasarkan data yang dihimpun, oknum tersebut juga disebut-sebut mengelola sedikitnya tujuh pangkalan LPG di wilayah Kota Bogor. Selain itu, ia diduga memperoleh pasokan LPG dari berbagai daerah untuk mendukung distribusi ilegal, termasuk memasok kebutuhan bagi pelaku penyuntikan gas subsidi di kawasan Cipaku dan Cibeureum.

Mahasiswa menilai, dugaan tersebut mengindikasikan adanya jaringan distribusi LPG subsidi ilegal yang terorganisir. Praktik ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai prinsip keadilan sosial serta menghambat penyaluran subsidi tepat sasaran.
“Kami melihat ini bukan lagi pelanggaran biasa, melainkan sudah mengarah pada praktik terstruktur yang merugikan masyarakat kecil,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Hingga saat ini, mahasiswa menilai belum ada langkah konkret dari aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan tersebut. Oleh karena itu, aksi demonstrasi yang direncanakan diharapkan menjadi bentuk tekanan publik agar penanganan kasus dilakukan secara serius, transparan, dan akuntabel.
Mahasiswa juga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat.
Aksi ini diharapkan dapat mendorong perbaikan sistem distribusi LPG subsidi, sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Pewarta : Red Editor : All Copyright © LintasUpdate 2026






