Bogor l Lintasupdate – Selembaran poster Aksi unjuk rasa damai yang direncanakan digelar oleh Aliansi Masyarakat Cigudeg Rumpin Parungpanjang (AMCRP). Dalam poster seruan yang beredar, masa menyampaikan kekecewaan karena selama tujuh bulan menunggu kepastian terkait sejumlah persoalan, namun belum juga mendapatkan kejelasan dari pihak berwenang, Jumat (24/04/2026).
Dalam aksi tersebut, masyarakat menyuarakan tuntutan utama agar hasil audit investigasi terkait aktivitas pertambangan di wilayah mereka segera diumumkan secara terbuka, transparan, dan jujur. Mereka menilai keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menjawab berbagai dugaan pelanggaran yang merugikan warga dan lingkungan sekitar.
Selain itu, massa juga mendesak pemerintah agar segera mengoperasikan kembali tambang legal yang telah memenuhi persyaratan. Mereka berpendapat bahwa keberadaan tambang resmi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih jelas dan terkontrol, dibandingkan aktivitas yang tidak memiliki kepastian hukum.
Tuntutan lain yang disorot adalah realisasi bantuan sosial sebesar Rp3.000.000 per kepala keluarga per bulan yang hingga kini belum terealisasi. Warga meminta pencairan bantuan tersebut segera dilakukan guna membantu kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak kebijakan dan situasi di wilayah pertambangan.
Aksi ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Bupati Kabupaten Bogor. Selain lima tuntutan utama, massa juga mendesak aparat untuk mengusut tuntas dugaan kerugian keuangan negara serta indikasi korupsi dan gratifikasi dalam proyek pembangunan jalan khusus tambang.
Pewarta : Adek Editor : All Copyright © LintasUpdate 2026






