Bogor | LintasUpdate – Di tengah dinamika opini dan berbagai narasi yang berkembang, publik perlu kembali pada satu prinsip utama dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan hasil kerja nyata. Sabtu (28/2/2026).
Proses seleksi direksi yang telah dilalui bukanlah proses instan, melainkan tahapan formal yang mengedepankan kompetensi, integritas, serta visi keberlanjutan perusahaan. Tegas verga aziz ketua umum Mapancas Kota Bogor.
Keputusan yang diambil oleh Wali Kota Bogor bersama Panitia Seleksi merupakan hasil pertimbangan objektif berbasis uji kompetensi dan kebutuhan strategis perusahaan ke depan. Dalam tata kelola BUMD yang sehat, hasil seleksi adalah produk sistem merit, bukan preferensi tekanan kelompok.
Hari ini, yang dibutuhkan bukan lagi perdebatan spekulatif, melainkan dukungan kolektif untuk menjaga kondusifitas internal perusahaan. Stabilitas manajemen adalah fondasi utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal dan perputaran bisnis tidak terganggu.
Kompetensi direksi yang ditetapkan merupakan pilihan terbaik berdasarkan mekanisme yang sah. Setiap keputusan tentu tidak akan memuaskan semua pihak, namun kepentingan perusahaan dan masyarakat luas harus ditempatkan di atas kepentingan personal maupun kelompok.
Momentum ini seharusnya menjadi titik konsolidasi, bukan fragmentasi. Reformasi tata kelola hanya bisa berhasil bila seluruh elemen internal menghormati keputusan yang telah diambil dan bersama-sama mengawal kinerja ke depan.
Karena pada akhirnya, legitimasi sejati bukan dibangun oleh isu, melainkan dibuktikan melalui kinerja.
Pewarta : Red Editor : All Copyright © LintasUpdate 2026






