back to top
Senin, Februari 2, 2026

Viral! Kades Cigudeg Rugi Rp50 Juta per Hari Akibat Tambang Ditutup, Ini kata KDM !

Bogor | LintasUpdate – Polemik tambang di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor, kembali menuai sorotan publik. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Kepala Desa (Kades) Cigudeg terekam menyampaikan permintaan agar kegiatan tambang di wilayahnya kembali dibuka setelah sebelumnya dihentikan. jumat (17/10/2025).

Dalam potongan video tersebut, sang kades mengaku mengalami kerugian besar akibat penutupan aktivitas tambang. Ia menyebut kehilangan potensi pendapatan hingga Rp50 juta per hari sejak penutupan dilakukan.

Namun, pernyataan tersebut justru memicu kritik tajam dari warganet. Banyak yang mempertanyakan transparansi pengelolaan dana hasil tambang dan kepentingan di balik desakan pembukaan kembali tambang tersebut. Salah satu komentar menyoroti, “Selama ini uangnya ke mana? Kenapa jalan di desa tidak kunjung dibangun, padahal hasil tambang besar tapi masyarakat malah dirugikan,” tulis pengguna akun epiiskandar8.

Komentar lainnya menyarankan agar penutupan tambang dilakukan secara permanen. “Tutup permanen aja,” tulis akun Dikastia Setia, sementara akun lain menambahkan bahwa praktik tambang di wilayah tersebut diduga banyak yang beroperasi tanpa izin resmi.

Isu ini semakin ramai setelah muncul dugaan bahwa sang kades juga memiliki kepentingan pribadi dalam kegiatan pertambangan. Tulisan dalam video yang beredar menampilkan narasi “Pantas protes, ternyata kadesnya juga punya tambang”, yang kemudian menimbulkan spekulasi publik terkait potensi konflik kepentingan di balik desakan tersebut.

Salah satu pengguna media sosial bahkan menyinggung soal maraknya tambang ilegal di Jawa Barat. “Emang orang Jabar ulah boga tambang anu berizin kitu? Punten iye mah yah,” tulis akun Sakir Tea dengan nada sindiran.

Sementara itu, sebagian warganet lainnya menilai bahwa penertiban tambang penting dilakukan demi keselamatan lingkungan dan kesejahteraan warga sekitar. “Boleh tambang beroperasi asal legal dan mengikuti aturan lingkungan. Tapi kalau banyak ilegalnya, ya wajar kalau ditutup,” ujar pengguna akun aullia dalam kolom komentar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor atau Dinas ESDM Jawa Barat terkait status tambang di wilayah Cigudeg dan dugaan keterlibatan aparatur desa dalam aktivitas tersebut.

Publik kini menanti kejelasan dari pihak berwenang, agar polemik tambang yang sarat kepentingan ini dapat ditangani dengan transparan, adil, dan berpihak pada masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Pewarta : Red
Editor : All
Copyright © Lintasupdate 2025

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!